Posted By turismo Posted On

23 Rekomendasi Wisata Museum di Jakarta yang Menarik Dikunjungi

www.hungriaturismo.com23 Rekomendasi Wisata Museum di Jakarta yang Menarik Dikunjungi. Dibalik gedung- gedung tinggi ibukota ada banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi. Umumnya masyarakat ibukota menyempatkan diri liburan sejenak saat akhir pekan datang. Terdapat beragam wisata yang ditawarkan oleh kota Jakarta, salah satunya wisata museum. Jakarta sendiri memiliki deretan museum dengan tema yang berlainan. Sayangnya para turis sedikit yang ketahui mengenai angka keindahan dari wisata museum.

1. Museum Kebangkitan Nasional

Bangunan museum mempunyai konsep pintu masuk mirip dengan benteng kerajaan. Museum ini adalah bekas sekolah kedokteran STOVIA di era jajahan Belanda. Di dalamnya ada beberapa tempat dengan koleksi alat- alat kedokteran yang beragam. Salah satu koleksi yang menarik perhatian yakni perlengkapan medis yang dipakai buat membelah kepala orang. Koleksi ini ditempatkan di dalam lemari kaca yang dibuat dari besi.

Di museum ini Kamu akan menemulan alat- alat medis yang masih konvensional. Apalagi terdapat satu ruangan yang menaruh barisan pisau operasi, dengan wujud yang sulit di temukan saat ini. Sedangkan itu di ruangan yang lain ada diorama tempat asrama kedokteran. Pada ruangan ini wisatawan dibawa kembali ke era dulu sekali, serta menggambarkan kehidupan dokter zaman dulu.

Lokasi: Jl. Dr. Abdul Rahman Saleh No.26, Senen, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat.

2. Museum Taman Prasasti

Posisi museum terletak di Tanah Abang, sekitar zona pemakaman elit kepunyaan colonial Belanda. Untuk beberapa orang koleksi dalam museum cukup menyeramkan, mulai dari batu nisan sampai peti jenazah. Peti itu memiliki angka sejarah, ialah sempat membawa Presiden RI awal serta wakilnya. Di depan museum terdapat sebuah tiang dengan lonceng diatasnya, dahulu lonceng akan dibunyikan saat ada tokoh pahlawan yang meninggal.

Lokasi: Jl. Tanah Abang I No.1, RT.11/RW.8, Petojo Selatan, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat.

3. Museum Hakka Indonesia

Julukan‘ Hakka’ berawal dari suatu kaum di Tiongkok, yang melaksanakan ekspedisi ke nusantara ratusan tahun kemudian. Mereka merupakan kaum Han yang populer sebab kemahirannya meracik berbagai jenis obat tradisional. Bangunan memiliki ini dibagi menjadi 3 sub museum ialah Museum Hakka Indonesia, Museum Tionghoa Indonesia, serta Museum Yodding Hakka Indonesia.

Masuk ke dalam museum Kamu akan menciptakan perabot rumah tangga khas kaum Han. Terdapat perlengkapan tidur zaman dahulu yang sering digunakan oleh kaum Han. Tidak hanya itu ada barisan toples serta botol dalam bermacam ukuran. Tadinya botol- botol itu biasa dipakai sebagai wadah buat meramu obat- obatan. Di bagian kanan serta kiri dinding museum tersusun foto kaum Han dari masa ke masa.

Lokasi: RT.4/RW.2, Bambu Apus, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur.

Baca Juga: 22 Destinasi Tempat Wisata di Pandeglang Terbaru & Terhits Dikunjungi

4. Museum POLRI

Banyak perihal menarik yang ditawarkan oleh museum di angka Blok M Jakarta Selatan ini. Kamu akan menciptakan perlengkapan komunikasi para polisi zaman dahulu, mulai dari radio hingga telepon. Di bagian lemari ada pajangan sebentuk polisi awal sampai bentuk sebentuk yang terkini. Terdapat pula koleksi senjata serta alat transportasi yang tadinya dipakai oleh polisi. Berikutnya terdapat ruang anak- anak buat mencoba bermacam seragam polisi.

Museum ini memiliki satu ruangan menarik, yang membahas terpaut kejadian pengeboman di Indonesia. Salah satunya kejadian bom Bali yang sedang menempel di ingatan warga Indonesia. Diantara sebagian koleksi di tempat ini terdapat suatu hp kecil, yang ialah perlengkapan komunikasi sang pelaku. Hp itu sedang disimpan dengan rapi dalam kotak kaca serta dilengkapi keterangan tentang detailnya.

Lokasi: Jl. Trunojoyo No.3, RT.5/RW.2, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.

5. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Posisi museum tidak jauh dari Bundaran HI, persisnya di sisi bangunan Bappenas. Museum ini menggambarkan mengenai asal usul kebebasan Indonesia, mulai dari era kolonialisme hingga menjelang proklamasi. Disini Kamu dapat memandang dengan cara langsung teks proklamasi asli yang diketik oleh Sayuti Melik. Walaupun tidak sedemikian itu besar Kamu dapat menjelajahi semua isi bangunan mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore.

Bila telah puas mencermati koleksi asal usul itu, cobalah berangkat ke taman balik museum. Di halaman ini terdapat suatu bunker dasar tanah yang dipakai selaku tempat perlindungan. Tadinya bunker terencana dibentuk sebab museum ini ialah kantor pemerintahan masa kolonial. Kamu bisa menjelajahi isi bunker sayangnya cuma beberap ruangan saja yang diperbolehkan.

Lokasi: Jl. Imam Bonjol No.1, RT.9/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

6. Museum M.H. Thamrin

Museum ini memajang memberi koleksi terkait kehidupan warga Betawi. Halaman depan museum ada patung MH Thamrin, seseorang politisi profesional masa Hindia Belanda. Walaupun posisi museum agak terpencil namun senantiasa marak pengunjung tiap minggu.

Di museum ini Kamu dapat memandang bermacam perkakas instrumen music khas Betawi. Buat masuk ke dalam museum wisatawan tidak butuh membayar kontribusi tiket alias gratis.

Lokasi: Jl. Kenari 2 No.15, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat.

7. Museum Bank Indonesia

Bisa jadi banyak yang belum ketahui bila Bank Indonesia memiliki tempat wisata edukatif. Posisi museum bersebelahan dengan Kota Tua, jadi sedang dapat dijangkau dari kota. Bangunan ini sarat akan arsitek kuno khas era Belanda, sehingga suasananya terkesan misterius.

Jadi lebih menantang bila Kamu mendatanginya disaat malam hari, terlebih saat menapaki area brankas tempat penyimpanan uang.

Lokasi: Jl. Lada 3, RT.3/RW.6, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

8. Museum Katedral

Di dalam Gereja Katedral Jakarta tersembunyi suatu museum yang menaruh cerita asal usul. Museum ini terdapat di lantai 2 Gereja, dari atas mari Kamu dapat melihat altar Gereja yang megah.

Di museum ini, Kamu dapat mempelajari beragam barang keagamaan yang dipakai dikala kegiatan sakral. Pengelola museum senantiasa menyelipkan data berarti di tiap barang koleksi. Tujuannya supaya wisatawan tidak tiba buat melihat saja tetapi dapat belajar hal baru.

Lokasi: Jl. Katedral, Pasar Baru, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

9. Museum Fatahillah

Nama resmi museum ini merupakan Museum Asal usul Jakarta, serta bangunannya sisa gedung kota Batavia. Di tahun 1707 silam bakal bangunan mulai dibangun atas komando Gubernur Jenderal Joan van Hoorn. Dia merancang gedung yang menyamai Istana Dam di Amsterdam.

Museum mempunyai koleksi berbentuk peninggalan asal usul Indonesia, paling utama milik Pajajaran serta Tarumanegara. Di ruangan yang lain ada koleksi mebel antik semenjak era ke- 17 sampai ke- 19.

Lokasi: Jl. Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

10. Museum Gajah

Gedung ini dibuat pada tahun 1778 serta menaruh bermacam koleksi antik. Kamu dapat menciptakan prasasti, arca- arca kuno, sampai barang dari perunggu. Museum Gajah dinobatkan selaku museum arkeologi serta entnografi awal se- Asia Tenggara.

Disini wisatawan dapat menikmati sebagian sarana, antara lain tour bimbingan sigkat. Museum pula sediakan sarana virtual tour, jadi wisatawan dapat berkelana museum gunakan smartpone.

Lokasi: Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Kec. Gambir, Kota Jakarta Pusat.

11. Museum Wayang

Tadinya museum ini bernama De Oude Hollandsche Kerk, yang dibentuk pada era kolonialisme Belanda. Oleh karena itu karakteristik bangunannya berupa istimewa serta menarik dengan khas Belanda. Semacam namanya koleksi museum menyuguhkan sebagian wujud serta tipe wayang dari semua Indonesia.

Terdapat lebih dari 4000 koleksi wayang disini mulai dari wayang kulit, wayang golek, sampai boneka. Pasti saja tempat ini bisa menawah pengetahuan Kamu akan dunia perwayangan.

Lokasi: Jl. Pintu Besar Utara No.27 Pinangsia, RT.3/RW.6, Kota Tua, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

12. Museum Satria Mandala

Buat mengenang jasa para Angkatan Indonesia, hingga dibangunlah Museum Satria Mandala. Gedung ini tadinya ialah rumah salah satu istri dari Kepala negara Indonesia awal. Museum ini ditetapkan pada tahun 1972 serta menyuguhkan koleksi perlengkapan perang di Indonesia. Sebagian perlengkapan perang itu sempat dipakai para pahlawan era dahulu untuk berjuang.

Lokasi: Jl. Gatot Subroto No.14, RT.6/RW.1, Kuningan Barat, Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan.

13. Museum Macan

Sejak berdiri tahun 2017, museum Macam telah marak didatangi oleh para turis. Kamu dapat menikmati bermacam koleksi seni yang ialah buatan dari para artis populer.

Salah satu galeri seni sangat kesukaan yakni Infinity Mirrored Room, sebuah mahakarya dari Yayoi Kusama. Terdapat lebih dari 90 buatan seni muka yang dipajang, bagus modern ataupun kontemporer dari semua dunia.

Lokasi: Jl. Perjuangan No.5, RW.10, Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat.

14. Museum Layang-Layang

Bila penasaran dengan berbagai tipe layangan dari semua Indonesia, Kamu dianjurkan buat berkunjung ke museum ini. Posisi museum terletak di wilayah Pondok Labu, sedang dekat dengan area kota Jakarta.

Baca Juga: 23 Destinasi Tempat Wisata di Jakarta Terbaru & Instagramable

Tidak cuma memandang koleksi layangan, Kamu pula dapat membuat layangan sendiri serta bisa dibawa kembali. Buat masuk ke area museum pengunjung akan dikenai tariff karcis sebesar 15 ribu rupiah.

Lokasi: Jl. H. Kamang No.38, RT.8/RW.10, Pd. Labu, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

15. Museum Tekstil

Untuk Kamu yang tertarik dengan metode menenun hingga wajib berkunjung ke museum Tekstil. Kamu akan melihat bermacam fitur tenun yang kerap digunakan oleh perajin kain. Mulai dari perlengkapan tenun era dulu sampai era saat ini.

Wisatawan pula dibawa buat mempelajari koleksi batik dari semua Indonesia. Bahkan pembimbing wisata akan menarangkan arti tiap corak yang terdapat dalam batik.

Lokasi: Jl. Ks. Tubun No.2-4, RT.4/RW.2, Kota Bambu Selatan, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat.

16. Museum Keramik

Posisi museum terletak di area Kota Berumur, serta sering jadi tujuan turis saat akhir minggu. Kamu disajikan dengan bermacam koleksi keramik, yang diukir dengan corak istimewa serta menarik.

Dengan membayar tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah, Kamu bisa mengelilingi museum sampai jadwalnya tutup. Dalam museum terdapat sebagian spot gambar yang baik, jadi wisatawan leluasa mengutip gambar kekinian.

Lokasi: Jl. Pos Kota No.2, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

17. Museum Sumpah Pemuda

Museum ini menceritakan mengenai kilas balik Sumpah Pemuda, yang terjalin pada tahun 1928. Disini diulas siapa saja pelopor Sumpah Pemuda, serta gimana peperangan mereka. Pengelola pula memperkenalkan kecil para pahlawan yang ikut serta dalam insiden itu. Buat mengitari museum ini Kamu cuma melunasi karcis sebesar 2 ribu rupiah. Sembari liburan Kamu dapat menekuni tetang insiden Sumpah Pemuda dengan cara mendalam.

Lokasi: Jl. Kramat Raya No.106, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat.

18. Art: 1 Museum

Tadinya museum ini bernama Mon Décor Gallery, yang menyuguhkan beraneka ragam buatan dari artis. Kamu dapat menikmati buatan seni modern serta kontemporer dengan cara komplit, apalagi ada tabel datanya.

Dalam museum pula ada fasilitas berbentuk laboratorium pelestarian, yang leluasa dipakai oleh wisatawan. Museum pula menyambut restorasi buatan seni, penilaian karya seni, sampai pelestarian buat menjaga nilai lukisan.

Lokasi: Jl. Rajawali Selatan Raya No.3, RT.4/RW.6, Gn. Sahari Utara, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

19. Museum Art Mon Décor

Totalitas museum bermuatan buatan gambar modern serta kontemporer, yang menarik buat diamati. Wisatawan diijinkan buat mengutip bermacam gambar yang menarik perhatian. Sering- kali museum dijadikan posisi tahap pemotretan sebab desain ruangannya istimewa.

Tidak terdapat biaya masuk buat menjelajahi museum, walaupun mau berkeliling seharian penuh. Meski ukuran gedung tidak sangat besar tetapi senantiasa ramai pengunjung.

Lokasi: Jl. Rajawali Selatan Raya No.3-5, RT.4/RW.6, Gn. Sahari Utara, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

20. Museum Prangko Indonesia

Bila museum yang lain memiliki koleksi berbentuk barang memiliki serta antik. Hingga museum ini mempunyai koleksi perangko dari awal timbul sampai dikala ini. Lokasinya terletak di area Halaman Kecil Indonesia Bagus, alhasil kerap jadi tujuan wisata para wisatawan. Kamu tidak butuh menghasilkan bayaran buat mengitari museum, lumayan sediakan kamera buat difoto.

Lokasi: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Cipayung, RW.2, Ceger, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur.

21. House Of Sweets

Lokasi pertama merupakan House of Sweets. Seperti namanya, tempat ini mengusung tema makanan manis. House of Sweets mempunyai 20 ruangan buat difoto yang mempunyai tema masing- masing. Tiap ruangan juga bakal  dilengkapi dengan properti lucu seperti makanan, permen, donat, biskuit es krim dan berbagai jenis makanan lainnya.

Tak hanya properti berbentuk makanan, aroma masing- masing ruangan pula terasa manis, loh. Kamu akan mencium aroma menyenangkan semacam teh, kopi ataupun sirup. Galeri gambar ini berjalan di Pacific PLace Jakarta mulai bertepatan pada 14 Desember 2018 sampai 14 Februari 2019 kemudian. Saat ini, House of Sweets sedang tutup buat sedangkan. Tetapi, akan dibuka lagi di kota- kota lain. Siapa yang mau kotanya disambangi House of Sweets?

22. Moja Museum

Lokasi berikutnya merupakan MojA Museum. Galeri foto ini sediakan banyak spot foto dengan tema cinema art ataupun kombinasi antara seni serta movie. Ada keseluruhan 14 ruang foto cinematik. Masing- masing ruangan juga mempunyai tema masing- masing dengan properti yang tidak kalah istimewa.

Untuk yang mau dapat foto menarik buat feed Instagram kamu sebaiknya lekas bekunjungt ke MojA Museum. Pasalnya, galeri foto ini cuma buka sampai 17 Maret, loh. Alamatnya terletak di Jalan. Metro Pondok Indah Blok Tb No. 27, RT. 9 atau RW. 16, Pondon Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Museum ini dapat jadi alternatif saat kamu suntuk dengan kewajiban sekolah ataupun profesi.

  1. Museum Playground

Maraknya museum yang“ bercorak” membuat anak muda mencari museim yang bisa dijadikan bahan buat feeds Instagram mereka. Istimewanya, museum seni ini ini berlainan dengan museum tadinya sebab museum ini berwarna khas supermarket. Terdapat bagian khas“ supermarket” semacam spot foto tumpukan sereal ataupun kaleng- kaleng sarden yang didesain menawan.

Museum ini agak berbeda dengan museum yang lain karena museum ini mengangkat tema bersumber pada makanan serta minuman sehingga mempunyai perbandingan yang cukup penting dengan museum lain. Museum ini dapat dinikmati serta didatangi sampai 6 Januari 2019 di Lippo Mal Puri, Jakarta Barat.

Sedikit orang yang memilih museum selaku tujuan wisata saat liburan. Tetapi bukan berarti tidak mempunyai peminat, tampaknya museum sedang ramai didatangi. Terdapat banyak daya tarik dari museum paling utama untuk mereka yang terpikat dengan sejarah. Sebagian museum di Jakarta menawarkan suasana liburan anti mainstream. Sesekali menjalani liburan sembari mempelajari banyak sejarah anyar di Indonesia.